PADANG – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Padang yang ke-357, pemerintah setempat bersiap menyambut ribuan wisatawan dan warga lokal melalui perhelatan akbar bertajuk “Taste of Padang Experience 2026”. Acara yang akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 6 hingga 10 Agustus 2026, ini menjanjikan perpaduan menarik antara kearifan lokal, modernisasi kuliner, dan kegiatan olahraga.
Perhelatan ini bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan langkah strategis Kota Padang menuju gelar “Gastronomy City” atau Kota Gastronomi dunia.
Rangkaian Kegiatan yang Menggugah
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perayaan akan dibuka pada 6 Agustus 2026 dengan rangkaian kegiatan intelektual, termasuk Seminar Internasional Pendidikan dan Simposium Manajemen Limbah, yang ditutup dengan kemeriahan Festival Telong-Telong di Pantai Cimpago.
Para pecinta kuliner akan dimanjakan dengan “Padang Gastronomy Market” yang hadir di kawasan ikonik Kota Tua dan Batang Arau selama periode acara. Selain itu, pengunjung dapat merasakan pengalaman makan bersama tradisional dalam “Bajamba Festival” pada 7 Agustus.
Olahraga dan Gaya Hidup
Tak hanya fokus pada seni dan budaya, acara ini juga merangkul gaya hidup sehat dan petualangan. Agenda olahraga yang dinanti-nantikan meliputi:
Gowes Siti Nurbaya Adventure: Menjelajahi keindahan rute kota dengan bersepeda.
Salaju Sampan: Kompetisi perahu tradisional yang kental dengan budaya lokal.
BOM RUN: Ajang lari yang akan diikuti oleh berbagai kalangan pada 8 dan 9 Agustus.
Puncak Acara dan Fashion
Memasuki hari-hari terakhir, Padang akan semakin berwarna dengan gelaran “Padang Fashion Summit” yang memamerkan kreativitas desainer lokal. Rangkaian perayaan ini kemudian akan berlanjut dengan atraksi internasional, yaitu Wai Mou International Lion Dance, yang dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 17 Agustus 2026 di GOR HTT Padang.
Warga Kota Padang dan wisatawan diundang untuk berpartisipasi dan memeriahkan seluruh rangkaian kegiatan. Dengan tema #jelajahpadang, acara ini diharapkan dapat memperkuat posisi Padang di peta pariwisata nasional dan internasional, sekaligus meningkatkan rasa bangga masyarakat terhadap identitas kota mereka. (Red)















