Pulihkan Konektivitas Pasca-Banjir Bandang, 3 Jembatan Gantung di Pesisir Selatan Resmi Beroperasi

- Editor

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PESISIR SELATAN – 24 AGUSTUS 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat resmi merampungkan pembangunan tiga jembatan gantung di Kabupaten Pesisir Selatan. Kehadiran infrastruktur vital ini berhasil memulihkan kembali konektivitas antarwilayah yang sempat terputus total akibat bencana banjir bandang pada 2024 lalu.

Ketiga jembatan yang kini sudah dapat digunakan oleh masyarakat tersebut meliputi Jembatan Gantung Koto Rawang, Jembatan Gantung Limau Gadang–Batu Kunik, dan Jembatan Gantung Duku–Subarang Solok. Selesainya proyek ini secara langsung mengakhiri isolasi warga serta mengembalikan akses utama untuk mobilitas harian.

Kehadiran jembatan gantung ini memberikan dampak langsung terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

• Pendidikan & Kesehatan: Mempermudah akses anak-anak menuju sekolah serta mempercepat keterjangkauan fasilitas layanan kesehatan bagi warga.

• Pertanian & Ekonomi: Memotong waktu tempuh dan menekan biaya distribusi hasil pertanian menuju pasar lokal.

Untuk memastikan kualitas dan pemanfaatan fasilitas tersebut, Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade bersama Kepala BPJN Sumatera Barat Elsa Putra Friandi meninjau langsung fisik ketiga jembatan pada Kamis (20/8/2026). Selain mengecek kondisi bangunan, rombongan juga menggelar dialog bersama warga guna menyerap aspirasi terkait pemanfaatan serta pemeliharaan fasilitas pendukung ke depan.

Meski demikian, proses realisasi proyek infrastruktur publik ini tak lepas dari dinamika di lapangan. Pembangunan jembatan sempat mendapat sorotan dan kritik dari segelintir pihak, yang ditengarai dipicu oleh pergeseran dampak ekonomi bagi oknum tertentu yang sebelumnya ingin meraih keuntungan dari proses proyek.

Walau diwarnai gesekan kepentingan, pemerintah bersama masyarakat luas menegaskan bahwa fokus utama tetap berpatok pada asas manfaat jangka panjang dan kemaslahatan bersama. Rampungnya ketiga jembatan ini diharapkan dapat membangkitkan kembali roda perekonomian Pesisir Selatan sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.  (Red)

Follow WhatsApp Channel radarminang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelar Konferensi Pers, Kapolres Dharmasraya Paparkan Hasil Ungkap Kasus Narkoba Hingga Korupsi
Menata Risiko di Bawah Bayang-Bayang Gunung Talang
Polres Dharmasraya Gelar Press Conference Ungkap Kasus dan Situasi Kamtibmas
Cegah Dampak Kabut Asap, Polres Dharmasraya Bagikan Masker dan Imbau Warga Waspada Karhutla
Tim URC Satreskrim Pasaman Barat Ringkus Pria yang Tembus Dua Rumah Warga di Aia Gadang
BPBPK Sumbar Sambut Audiensi Wali Kota Padang, Siap Kawal Percepatan Infrastruktur dan Rehabilitasi Pascabencana
Pernyataan Ketua LAN Sumbar Soal “Bundo Kapunduang” Dikritisi, Niniak Mamak: Jadikan Bahan Introspeksi Bersama
Kapolres Pasaman Barat Dukung Penuh Seleksi Atlet Grasstrack Menuju Porprov 2026
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 04:00 WIB

Gelar Konferensi Pers, Kapolres Dharmasraya Paparkan Hasil Ungkap Kasus Narkoba Hingga Korupsi

Kamis, 24 September 2026 - 18:34 WIB

Menata Risiko di Bawah Bayang-Bayang Gunung Talang

Kamis, 24 September 2026 - 12:59 WIB

Polres Dharmasraya Gelar Press Conference Ungkap Kasus dan Situasi Kamtibmas

Sabtu, 19 September 2026 - 19:16 WIB

Tim URC Satreskrim Pasaman Barat Ringkus Pria yang Tembus Dua Rumah Warga di Aia Gadang

Kamis, 17 September 2026 - 06:04 WIB

BPBPK Sumbar Sambut Audiensi Wali Kota Padang, Siap Kawal Percepatan Infrastruktur dan Rehabilitasi Pascabencana

Berita Terbaru

Blog

Menata Risiko di Bawah Bayang-Bayang Gunung Talang

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:34 WIB