AGAM – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) resmi memulai proyek penanganan permanen pada titik kerusakan Ruas Jalan Provinsi Manggopoh-Padang Luar. Langkah konkret ini ditandai dengan pembangunan Box Culvert di STA 106+650 yang terletak di Nagari Balai Salasa, Kabupaten Agam, pada Kamis (11/7).
Infrastruktur jalan di kawasan tersebut sebelumnya dilaporkan mulai mengalami kerusakan pada konstruksi lama sejak 26 April lalu. Menanggapi kondisi tersebut, Dinas BMCKTR bergerak cepat dengan melakukan serangkaian penanganan darurat guna menjaga jalan tetap dapat dilalui.
“Sebagai langkah awal setelah kerusakan terdeteksi, kami langsung memasang plat baja pada 27 April, yang kemudian diperkuat lagi dengan penambahan plat pada 3 Juni,” tulis perwakilan Dinas BMCKTR Sumbar dalam keterangannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, akibat beban kendaraan dan kondisi cuaca, kerusakan dilaporkan kian bertambah pada 20 Juni. Dinas BMCKTR kemudian memasang Armco (gorong-gorong baja bergelombang) sebagai penanganan sementara tambahan untuk mencegah amblesnya badan jalan secara total.
Pembangunan Box Culvert yang dimulai per 11 Juli ini diproyeksikan menjadi solusi sapu jagat untuk mengatasi masalah di titik tersebut secara permanen. Struktur beton pracetak berbentuk kotak ini dipilih karena kekuatannya dalam menahan beban berat kendaraan, sekaligus berfungsi ganda untuk menata ulang sistem drainase.
“Melalui pembangunan Box Culvert ini, struktur jalan tidak hanya menjadi lebih kokoh, tetapi saluran irigasi di bawahnya juga tertata dengan baik sehingga aliran air menjadi lebih lancar dan tidak mengikis pondasi jalan,” lanjut pihak BMCKTR.
Dengan dimulainya penanganan permanen ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap aspek keamanan, kenyamanan, serta kelancaran mobilitas logistik dan masyarakat yang melintasi jalur penghubung strategis tersebut dapat kembali normal dan semakin meningkat. Selama proses pengerjaan berlangsung, para pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintasi area proyek. (Red)















