Progres Preservasi Jalan Nasional di Dharmasraya Capai Tahap Krusial

- Editor

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DHARMASRAYA – 31 JULI 2026 – Kabupaten Dharmasraya saat ini tengah melaksanakan proyek strategis nasional berupa preservasi jalan yang menghubungkan Sei Dareh hingga Koto Baru. Proyek yang dikelola oleh Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Sumatera Barat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kenyamanan aksesibilitas bagi masyarakat pengguna jalan.

Berdasarkan pantauan lapangan, proyek dengan nilai kontrak mencapai Rp168,5 miliar tersebut mencakup perbaikan jalan sepanjang kurang lebih 30 kilometer. Pekerjaan ini dijadwalkan berlangsung dalam kurun waktu 725 hari kalender, menggunakan dana yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2025.

Proyek ini difokuskan pada tiga metode perbaikan utama untuk memastikan ketahanan infrastruktur jalan nasional:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rigid Beton (Pengecoran): Dilaksanakan pada titik-titik krusial mulai dari area SPBU Sialang hingga Jembatan Kabel Sungai Dareh.

Pengaspalan Ulang: Meliputi segmen dari Jembatan Kabel Sungai Dareh hingga Koto Baru untuk mengembalikan kehalusan permukaan jalan.

Penambalan (Patching): Fokus pada perbaikan kerusakan ringan yang tersebar di sepanjang jalur proyek untuk meningkatkan keamanan berkendara.

Di balik tantangan kepadatan arus lalu lintas selama masa pengerjaan, respon positif turut mengalir dari para pelaku jasa transportasi. Sopir bus dan travel antar provinsi yang melintasi jalur tersebut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim Satker PJN Wilayah II Sumatera Barat serta pihak kontraktor pelaksana.

Para pengemudi menilai bahwa komitmen pihak kontraktor yang terlihat sangat profesional dalam mengelola tahapan pengerjaan di lapangan menjadi kunci utama kenyamanan meski dalam masa perbaikan. Harapan besar tetap disematkan agar seluruh rangkaian pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan standar mutu yang maksimal, sehingga infrastruktur ini dapat segera memberikan manfaat jangka panjang bagi konektivitas daerah.  (Red)

 

Follow WhatsApp Channel radarminang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Daya Tahan Jalur Logistik, Satker PJN Wilayah II Sumbar Genjot Perkerasan Beton FS 45 MPa di Gunung Talang
Satu Pagi, Kopi Banda Kali, dan Cerita Jembatan Gantung Koto Rawang
Cegah Luapan Banjir, Dinas SDA Sumbar Kucurkan Rp2,5 Miliar Buat Tanggul Batang Paku
Pangkas Waktu Tempuh, Jalan Mulus Surian – Padang Aro Siap Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Pulihkan Konektivitas Pasca-Banjir Bandang, 3 Jembatan Gantung di Pesisir Selatan Resmi Beroperasi
Jembatan Gantung Limau Gadang – Batu Kunik Selesai, Siap Tingkatkan Perekonomian Warga Pesisir Selatan
BPJN Sumatra Barat Buka Uji Coba Jembatan Jeruai Lebih Cepat dari Jadwal Usai Jembatan Bailey Terdampak Cuaca Ekstrem
Profesional Garap Proyek Pagar TPU Tunggul Hitam, CV. Anindia Dirgantara Indo Tuai Apresiasi Warga
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 08:02 WIB

Tingkatkan Daya Tahan Jalur Logistik, Satker PJN Wilayah II Sumbar Genjot Perkerasan Beton FS 45 MPa di Gunung Talang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:44 WIB

Satu Pagi, Kopi Banda Kali, dan Cerita Jembatan Gantung Koto Rawang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:31 WIB

Cegah Luapan Banjir, Dinas SDA Sumbar Kucurkan Rp2,5 Miliar Buat Tanggul Batang Paku

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Pangkas Waktu Tempuh, Jalan Mulus Surian – Padang Aro Siap Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Pulihkan Konektivitas Pasca-Banjir Bandang, 3 Jembatan Gantung di Pesisir Selatan Resmi Beroperasi

Berita Terbaru

Blog

Menata Risiko di Bawah Bayang-Bayang Gunung Talang

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:34 WIB