PADANG – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat resmi menjalin kerja sama strategis dengan Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumatera Barat. Kerja sama ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Tata Kelola Pengamanan Kawasan Wisata Berbasis Kolaborasi Stakeholders.
Prosesi penandatanganan yang berlangsung di Mapolda Sumatera Barat, Jumat (24/7), melibatkan Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sumbar. Agenda ini turut disaksikan langsung oleh Auditor Madya Tk. II Sispamobvitnas Baharkam Polri, Kombes Pol Adrian Indra Nurinta, S.I.K., M.H., guna memastikan keselarasan dengan kebijakan pengamanan objek vital nasional.
Dalam arahannya, Kombes Pol Adrian Indra Nurinta menekankan bahwa sinergi ini merupakan langkah krusial untuk menciptakan ekosistem wisata yang kondusif di Sumatera Barat. Ia menegaskan ada tiga pilar utama yang harus dibangun, yakni keselamatan, keamanan, dan kenyamanan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Keselamatan adalah hukum tertinggi. Kita harus berpikir bahwa keselamatan masyarakat adalah yang utama. Setelah itu barulah kita dapat menciptakan keamanan. Bagaimana kita bisa menciptakan keamanan jika diri kita sendiri tidak selamat?” tegas Adrian.
Ia menambahkan bahwa ketiga aspek tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Menurutnya, ketika aspek keselamatan dan keamanan terjamin dengan baik, maka kenyamanan bagi wisatawan akan tercipta secara otomatis. Hal inilah yang diyakini akan menjadi daya dorong utama bagi kemajuan sektor pariwisata di Sumatera Barat.
“Kesejahteraan bersama dapat terwujud apabila masyarakat dan wisatawan merasakan kenyamanan. Karena itu, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan harus kita bangun secara bersama-sama melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan,” tambahnya.
Nota kesepahaman ini diharapkan menjadi landasan bagi terciptanya sistem pengamanan kawasan wisata yang lebih optimal, terintegrasi, dan responsif. Dengan adanya kolaborasi lintas instansi ini, Pemprov Sumbar dan Polda Sumbar optimis dapat meningkatkan kunjungan wisatawan serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (Red)















