Preservasi Ruas Padang-Solok-Sawahlunto Terus Dikebut

- Editor

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat terus mengoptimalkan infrastruktur jalan nasional di wilayahnya. Saat ini, fokus utama tertuju pada kegiatan Preservasi Ruas Jalan Padang-Solok-Sawahlunto guna memastikan kondisi jalan tetap mantap serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Salah satu item pekerjaan utama dalam paket preservasi ini adalah peningkatan konstruksi jalan dari perkerasan lentur (aspal) menjadi perkerasan kaku (rigid beton) sepanjang kurang lebih 1 kilometer di wilayah Kabupaten Solok. Pengerjaan rigid beton tersebut dipusatkan di Nagari Talang, membentang dari SMP Negeri 1 Talang hingga Rumah Makan Sawah Ujuang.

Menurut Kasatker PJN Wilayah II BPJN Sumbar, Masudi, peningkatan konstruksi ini dilakukan berdasarkan kajian teknis mendalam terhadap volume lalu lintas serta kondisi struktur tanah di ruas tersebut. “Penggunaan rigid beton diharapkan mampu memberikan daya tahan yang lebih baik sehingga umur layanan jalan menjadi lebih panjang,” jelas Masudi, Selasa (21/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain pembangunan rigid beton, BPJN Sumbar melalui PPK 2.1 PJN Wilayah II juga melakukan rehabilitasi minor sepanjang 3.197 meter yang tersebar di tujuh titik, mencakup pelapisan ulang aspal (AC-WC) serta perbaikan bahu jalan beton.

Selama masa konstruksi, BPJN Sumbar memberlakukan sistem buka-tutup lalu lintas untuk menjaga keselamatan pekerja dan pengguna jalan. Masyarakat diminta untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan.

Sebagai alternatif, pengguna jalan dari Padang menuju Kota Solok atau sebaliknya dapat memanfaatkan ruas jalan Jawi-jawi Guguak maupun ruas Sari Manggis untuk menghindari kepadatan di area pengerjaan.

Proyek ini dilaksanakan oleh PT Tri Jaya Putra sebagai kontraktor pelaksana, dengan pengawasan ketat dari konsultan supervisi PT Dwikarsa Envacotama KSO PT Cipta Strada KSO PT Laras Sembada. Sinergi ini merupakan wujud komitmen BPJN Sumatera Barat dalam memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendukung distribusi logistik yang menjadi urat nadi perekonomian daerah.

Di balik deru mesin dan debu jalanan yang kini akrab menemani, Pak Darmawan, seorang sopir angkutan logistik yang hampir setiap hari melintasi jalur Padang-Solok, mengaku sangat mengapresiasi perbaikan yang sedang dilakukan. Meski sempat harus bersabar saat antrean sistem buka-tutup di Nagari Talang, baginya, kenyamanan dan keselamatan adalah prioritas utama.

​”Tentu saja di awal terasa sedikit melambat karena ada buka-tutup, tapi kami paham ini demi kebaikan bersama. Jalan yang dulunya sering rusak, sekarang sedang disulap menjadi lebih kokoh dengan beton. Bagi kami yang sehari-hari mencari nafkah di jalan, jalan yang mulus dan aman bukan sekadar aspal, tapi juga ketenangan saat pulang ke rumah menemui keluarga,” ungkapnya dengan senyum tulus.

​Bagi para pengguna jalan seperti Pak Darmawan, setiap rambu yang terpasang dan arahan petugas di lapangan adalah bentuk nyata perhatian agar perjalanan mereka, serta barang bawaan yang menopang ekonomi banyak orang, sampai ke tujuan dengan selamat. Sinergi antara pengerjaan konstruksi dan kesadaran pengguna jalan ini diharapkan segera membuahkan hasil, menghadirkan jalur penghubung yang tak hanya kuat, tetapi juga menjadi saksi kelancaran mobilitas yang membawa keberkahan bagi masyarakat Sumatera Barat.  (Red)

 

Follow WhatsApp Channel radarminang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Daya Tahan Jalur Logistik, Satker PJN Wilayah II Sumbar Genjot Perkerasan Beton FS 45 MPa di Gunung Talang
Satu Pagi, Kopi Banda Kali, dan Cerita Jembatan Gantung Koto Rawang
Cegah Luapan Banjir, Dinas SDA Sumbar Kucurkan Rp2,5 Miliar Buat Tanggul Batang Paku
Pangkas Waktu Tempuh, Jalan Mulus Surian – Padang Aro Siap Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Pulihkan Konektivitas Pasca-Banjir Bandang, 3 Jembatan Gantung di Pesisir Selatan Resmi Beroperasi
Jembatan Gantung Limau Gadang – Batu Kunik Selesai, Siap Tingkatkan Perekonomian Warga Pesisir Selatan
BPJN Sumatra Barat Buka Uji Coba Jembatan Jeruai Lebih Cepat dari Jadwal Usai Jembatan Bailey Terdampak Cuaca Ekstrem
Profesional Garap Proyek Pagar TPU Tunggul Hitam, CV. Anindia Dirgantara Indo Tuai Apresiasi Warga
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 08:02 WIB

Tingkatkan Daya Tahan Jalur Logistik, Satker PJN Wilayah II Sumbar Genjot Perkerasan Beton FS 45 MPa di Gunung Talang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:44 WIB

Satu Pagi, Kopi Banda Kali, dan Cerita Jembatan Gantung Koto Rawang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:31 WIB

Cegah Luapan Banjir, Dinas SDA Sumbar Kucurkan Rp2,5 Miliar Buat Tanggul Batang Paku

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Pangkas Waktu Tempuh, Jalan Mulus Surian – Padang Aro Siap Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Pulihkan Konektivitas Pasca-Banjir Bandang, 3 Jembatan Gantung di Pesisir Selatan Resmi Beroperasi

Berita Terbaru

Blog

Menata Risiko di Bawah Bayang-Bayang Gunung Talang

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:34 WIB