Pulihkan Sektor Pertanian, Saluran Irigasi di Koto Panjang Kembali Berfungsi Optimal Pasca Banjir

- Editor

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG – 14 JULI 2026 – Masyarakat di kawasan Koto Panjang, Kelurahan Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, kini dapat bernapas lega. Saluran irigasi yang sempat terdampak banjir besar di penghujung tahun 2025 lalu kini telah selesai diperbaiki dan kembali berfungsi dengan baik.

Berdasarkan pantauan di lapangan, saluran irigasi tersebut kini telah dilengkapi dengan pelapisan dinding menggunakan material terpal. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya rehabilitasi pasca bencana untuk meminimalisir kebocoran air serta menjaga stabilitas struktur saluran agar tidak mudah longsor kembali.

Warga setempat mengungkapkan bahwa keberadaan irigasi yang berfungsi normal sangat vital bagi kelangsungan lahan pertanian di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat ini saluran sudah berfungsi dengan baik. Air kembali mengalir lancar ke area persawahan warga setelah sempat terganggu akibat banjir akhir tahun lalu,” ujar salah seorang warga setempat.

Pemulihan infrastruktur irigasi ini diharapkan dapat menjamin ketersediaan air yang memadai bagi para petani di Koto Panjang, sehingga produktivitas lahan pertanian tetap terjaga meskipun sempat dihantam bencana.

Kini, air kembali berbisik di sela-sela bebatuan, mengalir tenang membelah tanah yang sempat terluka oleh amukan banjir. Di balik beningnya aliran yang menyusuri saluran ini, ada harapan para petani yang kembali bersemi; bahwa setiap tetes air yang mengalir adalah janji kehidupan yang tak akan pernah putus, menghidupi bumi Koto Panjang agar tetap hijau dan memberi makna bagi masa depan.   (Red)

Follow WhatsApp Channel radarminang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Daya Tahan Jalur Logistik, Satker PJN Wilayah II Sumbar Genjot Perkerasan Beton FS 45 MPa di Gunung Talang
Satu Pagi, Kopi Banda Kali, dan Cerita Jembatan Gantung Koto Rawang
Cegah Luapan Banjir, Dinas SDA Sumbar Kucurkan Rp2,5 Miliar Buat Tanggul Batang Paku
Pangkas Waktu Tempuh, Jalan Mulus Surian – Padang Aro Siap Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Pulihkan Konektivitas Pasca-Banjir Bandang, 3 Jembatan Gantung di Pesisir Selatan Resmi Beroperasi
Jembatan Gantung Limau Gadang – Batu Kunik Selesai, Siap Tingkatkan Perekonomian Warga Pesisir Selatan
BPJN Sumatra Barat Buka Uji Coba Jembatan Jeruai Lebih Cepat dari Jadwal Usai Jembatan Bailey Terdampak Cuaca Ekstrem
Profesional Garap Proyek Pagar TPU Tunggul Hitam, CV. Anindia Dirgantara Indo Tuai Apresiasi Warga
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 08:02 WIB

Tingkatkan Daya Tahan Jalur Logistik, Satker PJN Wilayah II Sumbar Genjot Perkerasan Beton FS 45 MPa di Gunung Talang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:44 WIB

Satu Pagi, Kopi Banda Kali, dan Cerita Jembatan Gantung Koto Rawang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:31 WIB

Cegah Luapan Banjir, Dinas SDA Sumbar Kucurkan Rp2,5 Miliar Buat Tanggul Batang Paku

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Pangkas Waktu Tempuh, Jalan Mulus Surian – Padang Aro Siap Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Pulihkan Konektivitas Pasca-Banjir Bandang, 3 Jembatan Gantung di Pesisir Selatan Resmi Beroperasi

Berita Terbaru

Blog

Menata Risiko di Bawah Bayang-Bayang Gunung Talang

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:34 WIB