Ringankan Beban Korban Gempa NTT, LKAAM Sumbar Kirim Bantuan 5 Ton Rendang

- Editor

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG – 18 AGUSTUS 2026 – Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama, masyarakat Sumatera Barat melalui Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) bersama berbagai pihak terkait mengirimkan bantuan kemanusiaan sebanyak 5 ton rendang bagi para korban bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan makanan khas Minang ini dikirimkan secara bertahap menggunakan armada pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara. Pada tahap awal, pengiriman dilakukan seberat 700 kilogram. Sebanyak 500 kilogram diterbangkan langsung dari Sumatera Barat melalui Bandara Internasional Minangkabau, sementara 200 kilogram sisanya diberangkatkan melalui Jakarta.

Ketua LKAAM Sumatera Barat, Fauzi Bahar, menjelaskan bahwa pemilihan rendang sebagai bentuk bantuan didasarkan pada ketahanan makanan tersebut yang awet dan tahan lama, serta memiliki cita rasa yang lezat dan siap saji.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini wujud kepedulian kita. Dulu pada tahun 2009 saat kita ditimpa gempa, seluruh tanah air termasuk NTT ikut membantu. Hari ini saudara kita di NTT mengalami hal yang sama, sehingga LKAAM beserta Gubernur Minang dan unsur lainnya membantu target 5 ton rendang secara bertahap agar meringankan beban warga yang rumahnya runtuh dan keluarganya berduka,” ujar Fauzi Bahar.

Nusa Tenggara Timur tercatat sebagai wilayah yang mengalami dampak paling parah akibat rangkaian gempa tektonik yang terjadi sejak Minggu (16/08/2026) hingga Senin (17/08/2026). Berdasarkan data sementara, bencana tersebut menyebabkan 54 orang meninggal dunia serta menimbulkan kerusakan bangunan yang masif di sejumlah daerah, seperti Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Sikka, dan beberapa wilayah lainnya.

Melalui pengiriman bantuan logistik ini, warga Sumatera Barat berharap dapat sedikit meringankan beban psikologis dan fisik para korban gempa di NTT, sekaligus merekatkan kembali semangat gotong royong antarwilayah di Indonesia.  (Red)

Follow WhatsApp Channel radarminang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sepenggal Cerita Duka di Mentawai: Tekad Anak Mengenyam Pendidikan Tak Kunjung Padam, Meski Tanpa Jembatan
Gelar Konferensi Pers, Kapolres Dharmasraya Paparkan Hasil Ungkap Kasus Narkoba Hingga Korupsi
Polres Dharmasraya Gelar Press Conference Ungkap Kasus dan Situasi Kamtibmas
Cegah Dampak Kabut Asap, Polres Dharmasraya Bagikan Masker dan Imbau Warga Waspada Karhutla
Tim URC Satreskrim Pasaman Barat Ringkus Pria yang Tembus Dua Rumah Warga di Aia Gadang
BPBPK Sumbar Sambut Audiensi Wali Kota Padang, Siap Kawal Percepatan Infrastruktur dan Rehabilitasi Pascabencana
Pernyataan Ketua LAN Sumbar Soal “Bundo Kapunduang” Dikritisi, Niniak Mamak: Jadikan Bahan Introspeksi Bersama
Kapolres Pasaman Barat Dukung Penuh Seleksi Atlet Grasstrack Menuju Porprov 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:18 WIB

Sepenggal Cerita Duka di Mentawai: Tekad Anak Mengenyam Pendidikan Tak Kunjung Padam, Meski Tanpa Jembatan

Sabtu, 26 September 2026 - 04:00 WIB

Gelar Konferensi Pers, Kapolres Dharmasraya Paparkan Hasil Ungkap Kasus Narkoba Hingga Korupsi

Kamis, 24 September 2026 - 12:59 WIB

Polres Dharmasraya Gelar Press Conference Ungkap Kasus dan Situasi Kamtibmas

Sabtu, 19 September 2026 - 19:16 WIB

Tim URC Satreskrim Pasaman Barat Ringkus Pria yang Tembus Dua Rumah Warga di Aia Gadang

Kamis, 17 September 2026 - 06:04 WIB

BPBPK Sumbar Sambut Audiensi Wali Kota Padang, Siap Kawal Percepatan Infrastruktur dan Rehabilitasi Pascabencana

Berita Terbaru

Blog

Menata Risiko di Bawah Bayang-Bayang Gunung Talang

Kamis, 24 Sep 2026 - 18:34 WIB