SUMBAR – 22 JULI 2026 – Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat, Bapak Armizoprades, ST., MT., melakukan peninjauan lapangan secara langsung terhadap progres penanganan infrastruktur jalan di dua lokasi strategis, yakni Ruas Jalan Lubuk Basung-Sungai Limau (P.072) dan Ruas Jalan Manggopoh-Padang Luar (P.025), Rabu (22/7).
Kegiatan monitoring ini dilakukan untuk memastikan pekerjaan yang sedang berlangsung maupun rencana penanganan ke depan berjalan sesuai jadwal dan spesifikasi yang ditetapkan. Peninjauan ini menjadi langkah krusial mengingat ruas jalan tersebut merupakan jalur vital yang terdampak cukup parah akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah setempat.
“Monitoring ini bertujuan untuk memantau langsung pekerjaan di lapangan serta memastikan rencana penanganan yang akan dilaksanakan,” demikian keterangan yang disampaikan terkait agenda tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menekankan bahwa penanganan infrastruktur di kawasan ini bersifat mendesak. Hal ini dilakukan demi menjaga konektivitas antarwilayah, sekaligus memastikan mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian di Sumatera Barat tetap terjaga meski dalam kondisi pascabencana.
Sebagai bagian dari upaya percepatan, saat ini tengah dilaksanakan proyek Rekonstruksi Jalan Provinsi di Ruas Lubuk Basung-Sungai Limau (R.072). Proyek yang dikerjakan oleh PT. Karyatama Sarana Konstruksi dengan nilai kontrak sebesar Rp5.921.522.415,00 ini ditargetkan tuntas dalam waktu 160 hari kalender, terhitung sejak kontrak ditandatangani pada 15 Juli 2026.
Respons positif pun datang dari para sopir dan masyarakat pengguna jalan. Mereka mengapresiasi profesionalisme pihak rekanan yang bekerja di bawah pengawasan ketat tim dari Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang. Para pengguna jalan berharap proyek ini dapat segera rampung dengan kualitas pekerjaan yang terjaga. “Semoga proyek ini cepat selesai dan tepat mutu, sehingga kami bisa kembali melintas dengan aman dan nyaman,” ujar salah seorang sopir yang melintasi ruas jalan tersebut.
Melalui pengawasan ketat di lapangan, diharapkan seluruh pekerjaan infrastruktur dapat berjalan optimal dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas. (And)















